18 Jun 2013

Untitled


...kadang-kadang kupikir dia menyukaiku. 

Kau tau, ada saatnya ketika dia menatapku, tersenyum padaku, atau ketika dia berbicara kepadaku, kupikir dia meyukai ku. Tapi kemudian aku sadar bahwa dia juga menatap, tersenyum dan berbicara kepada orang lain seperti itu.


Kenapa dia harus selalu tersenyum seperti itu kepada semua orang? 

Seseorang pernah berkata padaku bahwa dia tidak tau kenapa aku bisa mencintai orang seperti dirinya. 
Terus terang saja, aku juga tidak tahu. 
Kurasa aku termasuk salah satu orang yang merasa kau tidak membutuhkan alasan untuk mencintai seseorang. Karena cinta terjadi begitu saja. 
Kau tidak bisa memaksakan diri mencintai seseorang, sama seperti kau tidak bisa memaksakan diri membenci orang yang kau cintai. 

1 comment:

Steve Finnell said...

you are invited to follow my blog